Tiket Pesawat Murah Jakarta - Surabaya

Ini bukan iklan, namun pengalaman pribadi sebagai penerbang, orang yang sering mondar-mandir terbang Jakarta-Surabaya. Beruntung lah konsumen saat ini memiliki banyak pilihan moda transportasi untuk bepergian, apalagi dengan semakin mudahnya akses internet untuk bertransaksi tiket online. Kenapa saya tulis pesawat, bukan kereta api atau bus AKAP ? Pesawat telah menjadi pilihan yang paling rasional untuk orang yang harus sering bepergian dari Jakarta ke Surabaya dan sebaliknya.

Harga tiket kereta api Argo Bromo Anggrek sudah menyentuh angka Rp 350 ribu pada saat weekend. Itu pun pilihan jamnya tertentu, pagi dan malam. Kereta-kereta kelas eksekutif yang lain jamnya hampir sama berkisar pagi, sore dan malam. Dengan lama perjalanan di atas 10 jam di kereta, hampir pasti akan terasa melelahkan dan menjemukan. Pengecualiannya adalah jika frekuensi bepergiannya diatas 1 bulan sekali, maka sekali-kali naik kereta api cukup lah menyenangkan. Kelebihan moda kereta api adalah letak stasiun pemberangkatan di stasiun Gambir Jakarta Pusat, ada di pusat kota, relatif lebih cepat dan mudah dijangkau.

Bagaimana dengan bus antar kota antar provinsi ? Kalau memang benar-benar lagi tidak punya uang atau memang berniat berpetualang, maka pilihan naik bus masih bisa dianggap rasional. Lama tempuh perjalanan dari Surabaya ke Cawang bisa dipastikan lebih dari 12 jam. Lebih parahnya lagi, kita cuma bisa beristirahat, mengendorkan otot-otot 2 atau 3 kali (max) selama perjalanan. Selebihnya kita harus duduk selama perjalanan yang 12 jam lebih itu. Kelebihan naik bus, kita bisa berhenti atau turun dimana pun yang kita mau, sehingga prinsip "least cost" benar-benar bisa diterapkan disini.

Sekarang jika memang pesawat adalah pilihan favorit kita, bagaimana tips bepergian dengan nyaman, aman dan ekonomis ? Baseline dari bepergian dengan pesawat adalah kita harus menyediakan waktu ekstra setidaknya 1.5 jam untuk menempuh perjalanan ke bandara Soekarno-Hatta Cengkareng dari Jakarta (misal dari Blok M). Untuk bandara Juanda, waktu yang dibutuhkan tidak terlalu lama, karena letaknya di Sidoarjo tidak terlalu jauh dari terminal Bungurasih Surabaya dan akses jalan tolnya pun mudah dan lancar. Selain itu kita juga harus spare waktu minimal 30 atau 45 menit sebelum jadual keberangkatan pesawat untuk check-in mengambil boarding-pass. Lama penerbangannya sendiri rata-rata 1 jam 10 menit, sehingga lama perjalanan total Jakarta-Surabaya lewat udara kira-kira 4 jam.

Saya akan mengulas airlines berdasarkan persepsi dari pengalaman pribadi sbb:

Garuda Indonesia
Boleh dibilang naik pesawat Garuda adalah yang paling nyaman, selalu ontime, take off dan landing-nya smooth dan pilihan jamnya ada banyak (mungkin yang paling banyak diantara airlines yang melayani rute Jakarta-Surabaya pp). Garuda berangkat dari terminal 2 bandara SH yang berfasilitas bagus (terminal internasional). Sayangnya saya tidak bisa terlalu sering bepergian dengan Garuda, walaupun saya sudah punya Garuda Frequent Flyer. Kenapa ? Harga tiket ekonomi normal / yang biasa dijual rata-rata diatas Rp 700 ribu, ada selisih kira-kira 200 ribu dengan airlines lain pada hari dan jam yang hampir sama. Bagi saya, selisih ini masih terasa, namun mungkin tidak bagi anda :-) Sampai H-3 kita masih bisa membeli tiket Garuda secara online, sehingga saya sarankan untuk mengecek dulu harganya barangkali ada tiket special promo sebelum ada membeli tiket airlines yang lain. Untuk ini kita harus daftar / register (gratis) untuk masuk ke halaman booking online.

Mandala
Dengan armada Airbus, pesawat Mandala sangat terasa nyaman terutama saat take-off dan landing. Tidak seperti Garuda, kita bisa langsung melihat harga tiket online tanpa masuk / log in ke halaman booking. Dengan 5 kali penerbangan dalam sehari Mandala menawarkan banyak pilihan jam penerbangan. Terminal 3 di bandara SH juga sangat nyaman dan spacious sehingga tidak salah jika banyak calon penumpang yang memilih Mandala sebagai airline yang nyaman namun cukup ekonomis. Kenapa saya bilang "cukup", karena diantara low cost carrier airlines, tiket Mandala yang rata-rata paling mahal meski masih lebih murah dibanding Garuda.

Lion Air
Meski Lion sudah mendatangkan armada baru Boeing 737-900ER, pesawat Lion masih kalah nyaman dengan Garuda dan Mandala terutama saat take-off dan landing. Saya tidak tahu kenapa, apakah karena keterampilan pilotnya atau pesawatnya. Yang jelas Airbus memang lebih smooth dibanding Boeing saat take-off (naiknya pesawat tidak terlalu curam). Lion punya kelebihan jadual penerbangannya yang sangat bervariasi dan banyak. Yang paling saya suka adalah Lion menyediakan flight terakhir dari Jakarta ke Surabaya jam 21.40 malam. Flight ini sangat membantu penumpang yang aktivitasnya di Jakarta sangat padat atau mengalami kemacetan di jalan. Harga tiket Lion juga termasuk yang paling murah, walaupun selisihnya sedikit (20-30 ribu) dibanding low cost carrier yang lain. Karena kelebihan ini lah pesawat Lion selalu penuh atau sangat banyak penumpangnya sehingga butuh waktu minimal setengah jam untuk boarding. Akibatnya sering kali pesawat Lion tidak bisa terbang on-time. Jika keterlambatan sudah terjadi sejak pagi, akumulasinya sangat terasa pada flight-flight terakhir di malam hari. Kelebihan yang lain adalah sistem ticketing online Lion yang memungkinkan tiket dibeli pada hari-H baik dengan kartu debit maupun dengan kartu kredit. Ini sangat membantu orang-orang yang tidak memiliki kartu kredit untuk membeli tiket online.

AirAsia
Sebelum banyak low cost carrier dan online ticketing beroperasi, AirAsia termasuk pelopor flight Jakarta-Surabaya dengan harga tiket yang murah, didukung pesawatnya yang bersih dan rapi. Sayangnya frekuensi penerbangan Jakarta-Surabaya terakhir menjadi hanya 2 kali dalam sehari. Hal ini membuat banyak pelanggannya terpaksa mengalihkan pilihannya kepada airlines lain yang menawarkan flight dengan jam yang lebih sesuai dengan kebutuhan penumpang. AirAsia lah yang boleh dibilang sukses pertama kali mengedukasi calon penumpangnya membeli tiket secara online dengan kartu kredit, meninggalkan cara lama membeli lewat agen perjalanan atau lewat loket di bandara.

Sriwijaya Air
Sebetulnya pesawat-pesawat Sriwijaya cukup bersih dan nyaman namun ketiadaan fasilitas pembelian tiket secara online, atau minimal melihat harga aktual (bukan range-nya) membuat calon penumpang rute Jakarta-Surabaya banyak akhirnya memilih airlines lain. Khusus untuk penerbangan Jakarta-Malang, Sriwijaya adalah pelopor rute ini dan lokasi kantor penjualannya di Malang pun ada di kota sehingga banyak yang mau membeli langsung di kantor penjualannya. Sayang rute Jakarta-Malang ditutup dan belum dibuka kembali karena perbaikan landasan bandara Abdurahman Saleh Malang belum disetujui untuk dibuka kembali.

Batavia Air
Harga tiket Batavia sebetulnya cukup bersaing, cuma sistem ticketing online kadang bermasalah sehingga calon penumpang mengalihkan pilihannya ke airlines lain. Mengenai kenyamanan pesawatnya, cukup baik, cuma image Batavia memang harus diperbaiki karena banyak calon penumpang yang masih meragukan safety pesawat-pesawat Batavia.

Citilink
Sebagai anak Garuda, Citilink yang berpusat di Surabaya mewarisi standar pelayanan Garuda yang baik, termasuk dalam safety dan keterampilan pilotnya yang terasa ketika take-off dan landing. Boleh dibilang Citilink adalah low cost carrier dengan tiket yang dijual termurah saat ini. Online ticketing systemnya sudah baik, tinggal ditambah fasilitas pembayaran dengan kartu debit agar bisa bersaing dengan Lion. Kekurangan Citilink adalah masih minimnya frekuensi penerbangan yang ditawarkan (Jakarta-Surabaya 3 kali sehari) dan interior pesawatnya yang terkesan lusuh.

Links
http://www.garuda-indonesia.com/

http://www.mandalaair.com/
https://booking.lionair.co.id/lionair/booking.asp
http://www.airasia.com/site/id/id/home.jsp
http://www.batavia-air.co.id/etiket/
http://www.citilink.co.id/

 

0 Responses to Tiket Pesawat Murah Jakarta - Surabaya