Tanya pada Google

Pencarian Kustom

Steak Saus Apel dan Petik Jambu

⊆ Minggu, Mei 03, 2009 by Muhammad Imaduddin | ˜ 0 komentar »

Sudah cukup lama, yang disini ngga diupdate. Kali ini, cobain deh Steak Saus Apel dari Agrowisata Kusuma Batu Malang.

Kalau yang ini sih, cuma mo nunjukin, bagaimana cara memetik buah jambu biji hehe...

 

Taman Margasatwa Ragunan

⊆ Kamis, Februari 12, 2009 by Muhammad Imaduddin | ˜ 0 komentar »



Taman margasatwa alias kebun binatang Ragunan, Jakarta adalah sering disebut-sebut sebagai tempat hiburan rakyat bawah. Benar kah demikian? Beberapa waktu yang lalu Presiden menyempatkan diri berkunjung kesana. Saya sendiri minggu yang lalu juga berkunjung kesana. Ragunan memang masih seperti 10 tahun yang lalu ketika pertama kali saya berkunjung, memang sangat merakyat.

10 tahun yang lalu karcis masuknya Rp 3000 kalau tidak salah, sekarang karcis ini hanya naik sedikit menjadi Rp 4000 untuk orang dewasa dan Rp 3000 untuk anak-anak, bandingkan dengan karcis Dufan yang Rp 100000. Dari sisi ini memang sudah jelas dibilang Ragunan hiburan yang merakyat. Bagaimana dengan isi Ragunan ini sendiri?

Saya bisa bilang, cukup menghibur dengan berbagai binatang didalamnya, seperti harimau, gajah, komodo, jerapah, landak, orang utan, berbagai jenis burung dll. Yang penting anda harus cukup bugar untuk berjalan-jalan di area yang sangat luas, dan jangan berkunjung pada saat hujan. Sebagian besar binatang2nya ada di ruang terbuka dan drainase jalan untuk pengunjung masih kurang sempurna. Akibatnya meskipun jalan2nya sudah dilapisi paving block tapi tetap agak becek karena ada air yang menggenang beserta tanah liat yang ikut terbawa ke jalan. Jika anda lelah jalan2, anda dapat membeli tikar yang dijual oleh pedagang di pintu2 masuk dan bersantai di atas rumput.

Secara keseluruhan, Ragunan tempat hiburan yang menyenangkan untuk keluarga.


 

Bromo

⊆ Senin, Januari 12, 2009 by Muhammad Imaduddin | ˜ 0 komentar »

Melengkapi http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_Bromo

Perjalanan melalui pintu barat dari arah Pasuruan yaitu masuk dari desa Tosari untuk menuju ke pusat obyek wisata ( lautan pasir )terbilang berat karena medan yang harus ditempuh tak bisa dilalui oleh kendaraan roda 4 biasa ini dikarenakan jalan turunan dari Penanjakan ke arah lautan pasir sangatlah curam, kecuali kita menyewa jip yang disediakan oleh pengelola wisata, jadi wisatawan banyak yang berjalan kaki untuk menuju ke pusat lokasi.

Namun apabila kita melalui pintu utara dari arah sebelum masuk Probolinggo yaitu pada daerah Tongas, kita akan menuju desa Cemoro Lawang sebelum turun menuju lautan pasir maka tidaklah terlalu berat dikarenakan turunan dari lerengnya tidaklah terlalu curam sehingga sepeda motor pun dapat melaluinya. Kebanyakan para wisatawan yang ingin mudah mencapai lautan pasir melewati jalur ini. Namun bila anda ingin menyaksikan sunrise yang sering ditampilkan di foto - foto, yang banyak difoto dari puncak Penanjakan maka anda lebih praktis melewati jalur pintu barat.

Namun bila anda mempunyai jiwa petualang maka anda dapat mencoba jalur perjalanan yang jarang dilalui wisatawan. Yaitu melalui kota Malang anda masuk melalui kota kecil Tumpang kemudian masuk kota Pronojiwo lalu akan melalui cagar alam yang sangat indah dari sini anda akan menjumpai pertigaan jalan dimana kearah selatan akan memasuki Ranu Pane ( ke arah gunung Semeru ) dan kearah utara anda memasuki lautan pasir Bromo yang berada di punggung gunung Bromo sebelah selatan. Pertigaan tersebut bernama Jemplang. Perjalanan diawali dengan menuruni bukit yang kemudian disambut dengan padang rumput yang lama kelamaan berganti menjadi lautan pasir. Jalan ini akan mengitari gunung Bromo melewati lautan pasir selama kurang lebih 3 jam. Jalur ini sebenarnya tidak terlalu curam dan dapat dilalui sepeda motor, namun memerlukan jiwa petualang karena jalurnya yang masih jarang dilewati dan tidak ada satupun persinggahan maupun rumah penduduk. Kita akan benar- benar disuguhkan dengan perjalanan yang sangat menantang. Namun anda akan diganjar dengan rahasia Bromo yang lain, yang sangat jarang dilihat wisatawan, yaitu padang ruput sabana dan bunga yang sangat luas berada dibalik Gunung Bromo. Sungguh pemandangan yang berkebalikan pada sisi Utaranya yang gersang dan berdebu. Namun perlu diingat, sebaiknya jangan melalui jalur ini pada malam hari dan atau dalam cuaca yang berkabut. Jalur tidak akan terlihat dalam kondisi seperti ini.

Lautan pasir adalah andalan wisata dari gunung Bromo, di alam pegunungan yang sejuk, kita dapat melihat padang pasir dan rerumputan yang luas. Sedangkan yang paling ditunggu dari gunung bromo adalah sightview ketika matahari terbit dan terbenam karena memang akan kelihatan jelas sekali dan sangat indah. Walaupun perjalanan ke Bromo sangat berdebu, tapi tidak terasa, karena keindahan yang disuguhkan benar-benar luar biasa.

Berlibur menuju Bromo dapat dibilang praktis bila anda menyukai tipe traveller dan melalui jalur pintu utara. Anda dapat melakukan kunjungan dalam jangka waktu 12 jam saja. tentunya bila anda memulainya dari kota Surabaya, Malang, Jember dan sekitarnya. Perjalanan dapat dimulai dari jam 12 malam sehingga anda akan sampai sekitar pukul 2 - 3 pagi. Dimana anda dapat beristirahat dahulu sebelum melihat sunrise. Penjual makanan dan minuman di areal lautan pasir biasanya sudah buka menjelang pukul 3 pagi, sehingga anda sudah bisa bersiap - siap untuk melakukan pendakian melewati anak tangga puncak Bromo yang terkenal itu. nikmatilah pemandangan sampai jam 9 pagi dan anda pun dapat kembali sampai di kota keberangkatan anda sekitar 12 siang. Sebagai catatan, apabila anda melakukan perjalanan diareal lautan pasir ditengah kegelapan malam, sebagai patokan menuju areal parkir sekitar Pura anda dapat melihat patok dari beton yang sengaja diberikan sebagai penunjuk menuju areal pura. Dan apabila anda tersesat jangan panik dan meneruskan perjalanan ( apalagi ditengah kabut tebal ), tunggulah karena biasanya mulai jam 2 - 3 pagi beberapa penunggang kuda sewaan melintas diarea lautan pasir.







 

Boikot Israel

⊆ Rabu, Januari 07, 2009 by Muhammad Imaduddin | ˜ 0 komentar »



Gaza Strip / Jalur Gaza yang dibombardir Israel sejak 27 Desember 2008 yang lalu sungguh dalam keadaan yang sangat memilukan. Yang lebih menjengkelkan, Israel berdalih Hamas lah yang menebarkan ancaman dan menyebutnya sebagai pemerintahan teroris, padahal semua orang tahu, siapa yang sebenarnya menjadi penjajah.


Kita kembali diingatkan, bagaimana kita melawan hal ini? Ada banyak cara, salah satunya adalah dengan memboikot produk Israel / produk yang berasal dari perusahaan yang mendukung Israel. Menurut Sheikh Yusuf Al-Qaradawi, "Each riyal, dirham …etc. used to buy their goods eventually becomes bullets to be fired at the hearts of brothers and children in Palestine.. To buy their goods is to support tyranny, oppression and aggression."


Meski boikot banyak diserukan, namun kita harus berhati-hati jika ada yang mengeluarkan fatwa masalah ini. Seperti yang kita ketahui, seorang Muslim diperbolehkan berjual beli dengan orang2 yang ingkar termasuk Yahudi. Orang2 Kristen bahkan Yahudi sekali pun banyak yang mengecam tindakan Israel (zionis). Jadi yang tepat, kita menentang pendudukan Israel di tanah Palestina dengan memboikot produk2 perusahaan yang mendukung berdirinya Israel.


Apa saja produk2 ini?

Sebuah web menyebutkan, perusahaan2 ini adalah :

  • AOL Time Warner Time Life magazine, CNN, ICQ
  • Apax Partners Jonny Rockets, Sunglass Hut.
  • Arsenal Football Club
  • Coca-Cola Fruitopia, Fanta, Kia Orange, Lilt, Sprite, Sunkist..
  • Caterpillar
  • Danone HP foods, Evian, Volvic, Jacob
  • Delta Galil Hema, Barbie, Carrefour, Auchan, Tchibo, Victoria's Secret, GAP, Banana Republic, Structure, J-Crew, JC Penny, Pryca, Lindex, DIM, DKNY, Ralph Lauren, Playtex, cK, Hugo Boss, M&S
  • Disney
  • Emblaze
  • Estée Lauder Aramis, Clinique, DKNY, Prescriptives, Origins, MAC, La Mer, Bobbi Brown, Tommy Hilfiger, Jane, Donna Karan, Aveda, Stila, Jo Malone, Bumble & Bumble, Kate Spade
  • Home Depot Villager's Hardware, Georgia Lighting, Apex Supply, EXPO Design Centres
  • IBM
  • Intel
  • Johnson & Johnson
  • Kimberly-Clark Kleenex, Kotex, Huggies, Andrex
  • Lewis Trust Group River Island, Isrotel hotels, Britannia Pacific
  • The Limited Inc Express stores, Lerner New York, Structure, New York & Company, Mast Industries, Intimate Brands, Victoria's Secret, Bath & Body Works, White Barn Candle Company, Henri Bendel
  • L'Oreal Giorgio Armani, Redken 5th Avenue, Lancome Paris, Vichy, Cacharel, La Roche-Posay, Garnier, Biotherm, Helena Rubinstein, Maybelline, Ralph Lauren, Carson
  • Marks & Spencer M&S, St.Michaels
  • McDonald's
  • Motorola
  • Nestle Nescafé, Perrier, Vittel, Pure Life, Carnation, Libby's, Milkmaid, Nesquik, Maggi, Buitoni, Cross & Blackwell, KitKat, Milkybar, Quality Street, Smarties, After Eight, Aero, Polo, Lion, Felix cat food, L'Oréal
  • News Corporation TV: Fox, Sky, Star, Phoenix, Granada, CNBC. UK newspapers: Standard Newspaper, News of the World, The Sun, The Times. Australian Newspapers: The Telegraph , Gold Coast Bulletin, Herald Sun, Independent, Sunday Mail. US newspapers: New York Post. Publishers: Harper Collins Ragan, Zondervan, National Geographical. Nursery World, Rawkus, NDS, Mushroom Records, ChinaByte.com, Festival Records
  • Nokia
  • Revlon New World Entertainment, Forbes
  • Sara Lee Hanes, Playtex, Champion, Leggs, Douwe Egberts, Bryan, DIM, Ambi Pur, Bali, Superior Coffee, Just My Size, Kiwi, Maison Cafe, Nur die, Pilao, Lovable, Outer Banks, Wonderbra, Sanex, Pickwick, Gossard, Body Mist, Brylcreem, Aqua Velva, Radox
  • Siemens
  • Selfridges
  • Starbucks Seattle Coffee, Pasqua, Hear Music, Tazo
  • Timberland

Kalau kita melihat daftar ini, sungguh betapa lobi Yahudi demikian kuatnya, tidak cuma di US tapi di seluruh dunia. Bayangkan saja, komputer yang saya pakai prosesornya intel, handphone juga Nokia, malah dulu sempat pake Motorola. Yang susah tentu saja memboikot McDonald's, meski McD di US diketahui memberi donasi ke Israel dan setidaknya ada aliran dana dari McD Indonesia sebagai franchise (local company) ke McD US, namun McD di Indonesia telah menjadi restoran keluarga dan membuka lapangan kerja bagi banyak orang.

Yang juga harus diteliti adalah daftar produk dan perusahaan di atas, benar kah perlu diboikot? Sebagai contoh adalah rumor Starbucks. Ternyata rumor ucapan Chairman Starbucks Howard Schultz yang menyatakan perusahaan menyumbang untuk militer Israel adalah palsu. Penulis aslinya adalah Andrew Winkler. Namun Andrew mengatakan, esensi dari tulisannya diklaim benar bahwa Schultz memang pro Israel.

Jadi apa yang bisa dilakukan? Hindari sedapat yang kita bisa, semoga Tuhan mengampuni kita.

 

Sebelum Lupa, Mending Kita Tulis Dulu

⊆ Sabtu, November 22, 2008 by Muhammad Imaduddin | ˜ 0 komentar »

SUDAH beberapa bulan ini blog saya tidak menampilkan tulisan baru. Alasannya sederhana saja. Begitu banyak yang harus dikerjakan selama masa transisi, mulai lagi dengan kehidupan baru, kondisi lingkungan baru, termasuk akses internet yang jauh berbeda dengan yang dulu saya nikmati. Saya tidak akan berpanjang lebar lagi dengan berbagai excuse.

Ketika saya menginjakkan kaki di Jakarta, setelah beberapa lama saya tinggalkan, saya agak terkejut dengan udara dan langitnya. Bukan karena Jakarta begitu lembab dan panas, namun karena "kabut" yang menyelimutinya. Di negeri seberang saya biasa melihat langit yang cerah, matahari yang cemerlang, tapi di Jakarta polusi udara sudah sedemikian parahnya sehingga dari ketinggian atau dilihat dari pesawat yang sedang terbang, udara Jakarta nampak seperti berkabut akibat polusi ini.

Untuk urusan macet, saya tidak terkejut, namun ada kemajuan yang dicapai ibukota RI ini. Jika pada tahun-tahun yang lalu, bus Trans Jakarta masih belum banyak rutenya, sekarang ini sudah banyak koridor yang dilayani "jalan bus" aka busway ini. Dengan Rp 3500,- saja saya dapat bepergian dari daerah Rawamangun ke Lapangan Banteng hanya dalam waktu setengah jam lebih sedikit, di tengah macetnya lalu lintas di siang hari. Saya menilai hal ini cukup luar biasa di tengah skeptisme masyarakat terhadap sistem ini sebagai salah satu solusi transportasi.

Lumpur Porong di Sidoarjo telah berubah. Dulu lumpur ini adalah musibah bagi banyak orang, tidak cuma bagi penduduk yang tanahnya tenggelam oleh lumpur ini, namun masyarakat pengguna jalan yang biasa melintasi tol Waru-Gempol seolah harus pasrah menempuh kemacetan yang menjemukan ketika harus menggunakan jalan raya lama melintasi Kali Porong. Sekarang Lumpur Sidoarjo ini telah menjadi objek wisata baru, dengan tanggul yang sudah diperkuat dengan batu-batu kali, pinggiran tanggul ini sekarang banyak dikunjungi orang. Di hari-hari libur anda akan banyak menemukan kendaraan yang parkir di jalan raya setelah exit Porong di pinggir tanggul lumpur yang mengunjungi fenomena mud volcano ini.

Kembali ke akses internet bagi masyarakat umum, saya melihat bahwa kita memang masih sedikit tertinggal dengan negara-negara maju. Ini terlihat dari iklan-iklan yang ditawarkan. Sebuah iklan menyebut akses yang unlimited dengan penggunaan normal sekian MB atau GB. Kelihatannya seolah-olah begitu generous-nya si ISP ini, padahal hal ini adalah layanan yang biasa ditawarkan oleh ISP-ISP di luar negeri. Begitu kuota kita habis, maka kecepatan internet broadband kita akan turun ke setara kecepatan dial-up. Dulu saya biasa berlangganan dengan kuota 40 GB / bulan, maka ketika saya melihat iklan2 yang menawarkan sekian ratus MB sampai 1, 2 atau 10 GB, rasanya saya seperti kembali ke jaman batu :-)

Anyway, salah satu hal baik di Indonesia adalah begitu murahnya harga barang-barang, apalagi ketika nilai tukar Rupiah kita semakin merosot. Maka bagi orang yang punya penghasilan mata uang asing, hidup di Indonesia sangat lah menyenangkan. Bayangkan, jika di luar negeri kita harus makan dengan uang setara Rp 100.000,- maka di tanah air, makan dengan Rp 10.000,- sudah dapat makanan yang lumayan.